Rabu, 06 Juni 2012

Sejarah Sekolah Minggu


Sejarah Sekolah Minggu

Sejarah Sekolah Minggu

Sejarah Sekolah Minggu

Sejarah Sekolah Minggu


Sejarah Sekolah Minggu. Syalom untuk semua pembaca setia Edukasi Kristen (Edukris), kali ini kita akan bersama-sama membahas mengenai Sejarah Sekolah Minggu, ada yang belum tau apa itu Sekolah Minggu, pengertian sekolah minggu, asal usul sekolah minggu, dan sebagainya. Bersama-sama kita akan kupas Sejarah Sekolah Minggu secara lugas dan singkat. Mari kita lihat bersama Sejarah Sekolah Minggu.

Secara umum Sekolah Minggu mempunyai pengertian dan arti Sebuah media pengajaran (di sebut sekolah) pada hari sabat (minggu) yang dimana didalam kelas sekolah mingggu itu diajarkan tata krama, sopan santun, dan hal-hal seputar alkitabiah kepada anak-anak. Guru yang mengajar disekolah minggu bukan guru-guru sarjana pada umumnya, maksudnya adalah tidak wajib guru-guru bersarjana yang bisa mengajar di sekolah minggu karena biasanya calon guru sekolah minggu itu dilatih terlebih dahulu.

Menurut berbagai sumber sejarah, Sejarah Sekolah Minggu dimulai di inggris dan konsep sekolah minggu diajarkan pertama kali oleh seorang jurnalis dan wartawan inggris yang bernama Robert Raikes, yang tergerak hatinya untuk membangun sebuah tempat pengajaran pada hari minggu yang akhirnya berkembang hingga ke pelosok negeri dan juga berkembang hingga sekarang ini.

Menurut alkitab, Sejarah Sekolah Minggu itu sebenarnya sudah lama ada seperti yang dicatat di kitab PL (Perjanjian Lama), meski belum dalam bentuk pengajaran kelompok umum, tetapi Sejarah Sekolah Minggu itu diajarkan dan dilaksanankan dalam bentuk kekeluargaan, maksudnya adalah dalam lingkungan keluarga Kristen. Pengajaran Sekolah Minggu Pada Perjanjian Lama dimulai ketika sang anak memasuki usia kira-kira +/- 5 Tahun yang langsung diajarkan oleh orang tuannya sendiri. Bahan ajarannya adalah amanat, perkataan, dan perintah Tuhan (Firman Tuhan), tata krama dan hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan.

Memang pada awal Sejarah Sekolah Minggu hal ini sangat diterapkan pada anak-anak serta dilakukan turun temurun, namun pada saat memasuki era abad pertengahan semuanya berubah. Tidak hanya menurunnya tingkatan pendidikan agama kristen, namun orang tua juga tidak mengajarkan anaknya mengenai firman tuhan, bahkan orang dewasa juga tidak menda[at pengajaran yang benar menurut alkitab.

Baru pada awal gerakan reformasi gereja, Sejarah Sekolah Minggu mulai menunjukkan perkembangan yang ditunjukkan dimulainya kembali adanya gerakan pemuridan, melalui kelas Katekismus.

Semoga kita bisa mengenal dan mengerti Sejarah Sekolah Minggu.

0 komentar:

Poskan Komentar

Blogroll